Mengenal Hama Tanaman Sayuran Organik

Sebagai pencinta sayuran organik sebaiknya mengetahui apa saja yang menyebabkan sayuran organik tidak dapat berkembang dengan baik. Seringkali dalam memulai pertanian organik baik itu skala kecil, rumah tangga maupun pertanian organik untuk tujuan komersil atau usaha sebaiknya kita mengetahui hama sayuran organik sehingga dapat secara tepat menanganinya agar manfaat sayuran organik dapat dengan optimal terserap oleh tubuh. Sayuran organik banyak mengandung antioksidan Sayuran organik banyak mengandung antioksidan yang belakangan ini banyak di cari karena manfaatnya yang dapat menghambat pertumbuhan zat kanker akibat radikal bebas. 

hama sayur organik





Sayuran organik yang diberi penanganan yang tepat akan menghasilkan tanaman yang subur, tumbuh dengan baik serta dapat dipanen sesuai harapan. Sayuran menghasilkan nutrisi dengan optimal serta dapat bermanfaat bagi siapa yang mengkonsumsinya.

Hama Sayuran Organik


Hama Ulat


Hama ulat adalah salah satu musuh sayuran organik yang perlu dikendalikan. Hama ulat dapat memakan daun, buah, batang Bahkan tunas yang baru bertumbuh. Hama ulat yang memakan daun akan menyebabkan daun bolong-bolong bahkan dalam kondisi tertentu sayuran tidak dapat dipanen karena telah habis dimakan ulat.

Pengendalian hama ulat pada tanaman dan sayuran organik tidak sama dengan pengendalian hama ulat pada tanaman non organik. Caranya dilakukan dengan bahan alami agar tetap menjadi sayuran organik. Hindari penggunaan bahan-bahan kimiawi agar sayuran tetap menjadi sayuran organik.

Cara yang dilakukan untuk mengendalikan hama ulat adalah dengan bawang putih. Bawang putih dapat dibuat sebagai ramuan pestisida yang dapat disemprotkan pada sayuran organik.

Bahan-bahan pestisida alami dari bawang putih

Bawang putih
Air sumur 1/2 liter
Lidah buaya

Cara membuat

Bawang putih dirajang halus lalu rendam dalam air sumur selama sehari semalam. Setelah itu masukan hasil rajangan lidah buaya ke dalam air rendaman bawang putih. Aduk aduk lalu saring. Masukkan ke dalam wadah semprot. Larutan pestisida bawang putih siap digunakan untuk mengusir hama ulat.

Hama Lalat Buah

hama sayuran organik


Lalat buah menyerang tanaman sayur yang memiliki buah seperti tomat, cabe, paprika, buah-buahan, jambu, pare, terong, dll. Lalat buah akan memakan daging buah sehingga terlihat menghitam dan tidak layak panen. 

Berbagai jenis sayuran seperti seledri, kubis, selada dapat menjadi musuh bagi lalat buah. Sayuran akhirnya tidak dapat dipanen dan tentunya merugikan bagi petani.

Untuk membasmi lalat buah dapat dilakukan dengan cara alami yakni dengan cairan eko-enzym. Cairan eko-enzym dapat menghasilkan rasa dan bau yang khas sehingga lalat buah terusik dan menghindar dari sayuran atau buah.

Kemangi untuk mengusir lalat buah


Cara untuk mengusir lalat buah dapat menggunakan kemangi. Lakukan penanaman tanaman kemangi di sekitar kebun. Wangi yang berasal dari kemangi tidak disukai lalaut buah sehingga mereka akan menghindar.

Perangkap lalat buah


Membuat perangkap lalat buah yang terbuat dari botol yang di dalamnya di letakkan cairan pemancing Lalay buah. Seperti aroma nangka yang sangat disukai oleh lalat buah.

Gantungkan perangkap lalat buah di tempat yang tinggi di sekitar kebun bisa menggunakan kayu atau bambu. Aroma yang menyengat dari dalam botol akan memancing lalat buah dan akhirnya terperangkap ke dalam botol. 

Lakukan Pengasapan


Hama lalat buah dapat juga diusir dengan melakukan pengasapan. Tumpuk ranting, kayu dan sampah dedaunan di sekitar lebih kalau lakukan pengasapan di pagi dan sore hari. Asap akan membuat hama lalat buah keluar dan lari menjauhi tanaman. 

Hama Kepik


Kepik adalah hama tanaman yang banyak menyerang buah dan daun pada tanaman sayur. Kepik akan memakan bagian daun hingga menyebabkan daun bolong dan akhirnya kehilangan tunasnya. 

Hama kepik juga menyerang buah sehingga daging buah akan habis dimakan oleh kepik yang akan menyebabkan gagal panen.

Kepik dapat menghisap cairan biji sehingga biji akan mengkerut dan lama kelamaan menjadi tidak berkembang dan busuk.

Pengendalian hama kepik dilakukan dengan cara penyemprotan minyak mimba atau cairan kayu. 

Ulat Tanah


Ulat tanah dapat menyerang sistem perakaran pada tanaman sayuran. Tanaman sayuran yang akarnya diserang ulat tanah akan membusuk dan lama kelamaan mati. Ulat tanah berbentuk putih, montok dan lembut. 

Pengendalian ulat tanah pada tanaman sayur dapat dilakukan dengan memberi cacing pada tanah. Cacing akan menyerang ulat dan akan menyuburkan tanah dengan kotoran dan aktivitasnya di dalam tanah. 

Selain itu ulat tanah juga dapat dikendalikan dengan pemasangan mulsa pada tanah sebelum masa penanaman. Tujuannya agar ulat tidak mendapatkan tempat hidup yang nyaman karena mulsa dapat menghambat pertumbuhan gulma yang menjadi makanan bagi ulat.

Belalang


Hama belalang dapat menyerang daun dan tunas muda pada tanaman sayuran. Pada populasi normal belalang tidak terlalu merugikan bagi petani namun jika populasi yang tidak normal hama belalang dapat berkembang biak dan berjumlah hingga puluhan bahkan ratusan yang sangat merugikan petani. 

Untuk menghindari hama belalang dapat dilakukan dengan cara memasang jaring-jaring tanaman. Mulsa dapat melindungi dari belalang yang hinggap di sekitar tanaman. 

Nah, bagi petani sayuran organik penting sekali mengetahui cara-cara penanggulangan hama tanaman sayruan organik ini agar hasil petanian dapat optimal, selain itu agar zat-zat penting dan nutrisi yang terkandung dalam sayuran organik nutrisi yang terkandung dalam sayuran organik dapat dikonsumsi dengan baik tanpa kehilangan nutrisi akibat adanya hama tanaman saat pemeliharaan. 


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mengenal Hama Tanaman Sayuran Organik"

Posting Komentar